Posted in Human Capital

TINJAUAN PSIKOLOGI TENTANG ENTERPREUNERSHIP


PENGERTIAN
 Wiraswasta = wirausaha = entrepreneurship = pengusaha
1). Wira = teladan, patut dicontoh, pahlawan
Usaha = berkemauan keras (untuk memperoleh manfaat).
Wirausaha = Seseorang yang berkemauan keras dalam usaha yang patut menjadi teladan hidup.
2). Adalah seorang yg menerapkan kemampuannya untuk mengatur, menguasai alat-alat produksi, dan menghasilkan hasil yg berlebihan yg selanjutnya dijual atau ditukarkan dan memperoleh pendapatan dari usahanya tersebut (Mc. Clelland, 1967).
3). Menurut Schumpeter seseorang yg menggerakkan perekonomian masyarakat untuk maju, mencakup mereka yg mengambil resiko, mengkoordinasi, mengelola penanaman modal/ sarana produksi, mereka yg mengenalkan fungsi faktor produksi baru atau mereka yg memiliki respon yg kreatif dan inovatif.
4). Entrepreneurship, falsafah hidup : individualisme
5). Wirausaha/wiraswasta : sosialisme (menekankan pd keserasian, keselarasan, dan keseimbangan antara individu yg bersangkutan dg masyarakat.
6). Wirausaha/wiraswasta: seorang yg memiliki kemampuan dan sikap mandiri, kreatif, inovatif, ulet, berpandangan jauh ke depan, pengambilan resiko yg sedang, & tanpa mengabaikan kepentingan orang lain dalam bidangnya/ masyarakat (Munandar, 2000).

CIRI-CIRI / KARAKTERISTIK
Menurut Imam S.Sukardi :
1. Self Confidence
2. Task-result Oriented
3. People Oriented
4. Originality
5. Risk Taking
6. Future Oriented

POLA KEBERHASILAN SEORANG WIRAUSAHA :
1. Realistic
2. Challenging
3. Ada batasan waktu (Time phased)
4. Spesific
5. Measurable

PERAN WIRAUSAHA
Wirausaha/wiraswasta merupakan faktor pendorong ekonomi masyarakat.
Menurut Soerjadjaja, fungsi & peranan wirausaha/wiraswasta :
1. Memimpin usaha, baik secara teknis & ekonomis dg berbagai aspek fungsional.
2. Mencari keuntungan bisnis.
3. Membawa usaha ke arah kemampuan, perluasan, perkembangan serta kontinuitas.
Peran Enterpreneur, menurut Schumpeter :
1. Memperkenalkan hasil produksi baru.
2. Memperkenalkan cara berproduksi yg lebih maju.
3. Membuka pasaran.
4. Merebut sumber bahan mentah atau setengah jadi.

PERAN PSIKOLOGI DALAM KEWIRAUSAHAAN
1) Berperan dalam memilih mitra usaha
2) Membantu menyelesaika permasalahan yg terjadi di perusahaan
3) Memantau dan menganalisa perkembangan perusahaan

PERILAKU SEORANG WIRASWASTA/WIRAUSAHA YANG BERHASIL :
a. Dorongan untuk berprestasi berpengaruh terhadap perkembangan / hasil usaha seseorang.
b. Individu yg mempunyai kebutuhan berprestasi yg tinggi cenderung memiliki profesi bisnis atau usaha.
c. Individu yg mempunyai kebutuhan untuk berprestasi yg tinggi cenderung menetapkan tingkat aspirasi secara realistik.
d. Individu yg mempunyai kebutuhan untuk berprestasi yg tinggi, selalu memiliki tugas atau pekerja yang mempunyai resiko yg sedang, & selalu mementingkan hasil akhir yg baik, sesuai dg standar yg ditetapkan sendiri.
e. Kebutuhan berprestasi dari para pengusaha dari berbagai latar belakang kebudayaan pd prinsipnya dpt lebih ditetapkan.
f. Kebutuhan berprestasi yg tinggi memungkinkan seorang pengusaha mempunyai inisiatif yg tinggi, mau mengeksplorasi dan secara kontinu mengadakan penelitian terhadap lingkungan guna menemukan cara-cara yg baru untuk dapat memecahkan masalah secara memuaskan.

Penulis:

HR Practitioner II Trainer II Hypnotherapist II Penggiat Warung Kopi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s