Pedoman diagnosis :

  1. Harus disadari sebagai impuls atau pikiran diri sendiri
  2. Sedikitnya ada satu pikiran atau tindakan yang tidak berhasil dilawan, meskipun ada lainnya yang tidak dilawan oleh penderita
  3. Pikiran untuk melakukan tindakan tersebut diatas bukan merupakan hal yang memberikan kepuasan atau kesenangan (sekedar perasaan lega dari ketegangan atau anxietas, tidak dianggap seperti kesenagan sebagaimana diatas)
  4. Gagasan, bayangan pikiran, atau impuls tersebut harus merupakan pengulangan yang tidak menyenangkan (unpleasantly repetitive)
  • Untuk menegakkan diagnostis pasti, gejala-gejala obsesif atau tindakan kompulsif, atau kedua-duanya harus ada pada setiap hari selama sedikitnya selama dua minggu berturut-turut.
  • Hal tersebut merupakan sumber penderitaan (distress) atau mengganggu aktifitas penderita
  • Ada kaitan erat antara gejala obsesif, terutama pikiran obsesif, dengan depresi. Penderita gangguan obsesif kompulsif sering kali juga menunjukkan gejala depresif, dan sebaliknya penderita gangguan depresi berulang (F33.-) dapat menunjukkan pikiran-pikiran obsesif selama episode depresinya. Dalam berbagai situasi dari kedua hal tersebut, meningkat secara parallel dengan perubahan gejala obsesif.  Bila terjadi episode akut dari gangguan tersebut, maka diagnosis diutamakan dari gejala-gejala yang timbul lebih dahulu. Diagnosis gangguan obsesif kompulsif ditegakkan hanya bila tidak ada gangguan depresif pada saat gejala obsesif kompulsif tersebut timbul.  Bila dari keduannya tidak ada yang menonjol, maka lebih baik menganggap depresi sebagai diagnosis yang primer.  Pada gangguan menaahun, maka prioritas diberikan kepada gejala yang paling bertahan saat gejala yang lain menghilang
  • Gejala obsesif (sekunder) yang terjadi pada gangguan skizofrenia, sindrom tourette atau gangguan mental organic, harus dianggap sebagai bagian dari kondisi tersebut.

Untuk diagnosis dibutuhkan tiga dari diatas.

Assessment :

–          Observasi

–          Wawancara

–          Tes

–          Catatan medis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s