Posted in Relationship

Bagaimana Cara Memasarkan Ide Kita Dengan Efektif


setelah kemarin kita berbicara tentang  bagaimana cara disukai oleh orang lain, maka kita sekang berbicara bagaimana cara menyampaikan ide kita dengan efektif kepada orang lain. Setiap hari kita selalu tak bisa lepas dari ide, ide yang kita miliki selalu berputar-putar di kepala kita. Setiap hari, setiap waktu. Dan setiap hari pula kita selalu berusaha untuk menyampaikan ide kita kepada orang – orang disekitar kita. Namun apa kita selalu bisa menyampaikan ide kita dengan baik?  Apa lagi mempengaruhi orang lain???

Salah satu alat yang paling sering dipakai untuk melemparkan ide kita kepada orang lain adalah dengan cara berbicara ato bahasa kerennya “speaking” . hehehe.. dengan bicara kita bisa menyampaikan ide kita mempengaruhi orang lain, bahkan meubah dunia.

Kemampuan berbicara sangat penting dalam kegiatan bekerja maupun kehidupan sehari-hari. Selain kwalitas pesan yang disampaikan, cara berbicara patut diperhatikan. Pasalnya itu akan mencerminkan kepribadian kita sebenarnya. Pertanyaannya apakah kita bisa berbicara dengan baik dan bisa mempengaruhi orang lain?😉

Nah agar karier dan hubungan personal berhasil serta bisa mempengaruhi orang lain dengan mantab, silahkan kuasai 9 langkah bicara efektif ini:

  1. Sebelum bicara, pikirkan dulu apa yang ingin disampaikan. rangkai kata-kata sebaik mungkin agar pesan anda mudah di cerna oleh lawan bicara. Bertuturlah dengan gaya bahasa yang pantas, santun, dan beerbasa-basilah seperlunya.
  2. Saat berbicara, sesuaikan volume dengan kondisi lingkungan. Jangan terlalu lirih, tetapi tidak pula terlalu keras bila anda duduk berdekatan.
  3. Perhatikan nada suara. Usahakan berbicara dengan nada bervariasi, dan sesekali siselingi humor tanpa menyinggung pribadi seseorang. Nada yang monoton membuat perhatianlawan bicara teralih dari focus pembicaraan atau kemungkinan bosan.
  4. berbicara terlalu cepat didepan umum, karena bisa jadi maksud Anda tak tercerna dengan baik. Berdiskusi di telepon yang sistematis dan tidak berlambat-lambat.
  5. Perhatikan siapa yang diajak berbicara dalam suasana apa, materinya apa, dan sebagainya. Ini penting, terutama bila urusannya berkaitan dengan pekerjaan.
  6. Saat berbincang, perhatikan bahasa tubuh . Anda dapat duduk atau berdiri, tetapi yang pasti tatap mata lawan bicara agar ia menangkap kesungguhan Anda. Meski sepele, efeknya sangat besar. Ketahuilah, sungguh tidak sopan Jika tengah berbicara mata memandang ketempat lain.
  7. Gerak tangan dan tubuh, serta ekpresi wajah yang tepat akan membantu menyampaikan maksud pembicaraan Anda.
  8. Bila tidak sedang berbicara di depan umum, lakukan pembicaraan dua arah. Artinya, saling merespons dengan menyampaikan argumen untuk menghasilkan buah pembicaraan yang positif.
  9. Lakukan pembicaraan yang positif, jangan berbohong, dan usahakan apa yang Anda katakan memiliki nilai positif dan membawa manfaat bagi orang lain, sehingga ada nilai amal ibadah atau pahala buat Anda dan orang lain.

Dengan selalu untuk menjadi pembicara yang baik, maka kita akan mendapatkan manfaatnya secara bertahap dan sering kali tidak kita duga-duga kedatangannya. Seorang pembicara  yang baik sebenarnya hampir sama menariknya dengan pendengar yang baik. Jika kita selalu berusaha untuk selalu memperbaiki pola bicara kita kita akan semakin disukai orang lain.

Artikel selanjutnya saya akan menulis artikel tentang “bagaiman kita disukai oleh semua orang dalam kurun waktu kurang dari 3 detik.” So, jangan lupa kunjungi lagi blognya, dan tunggu tulisan dari saya berikutnya!🙂 Jangan Lupa kirim komentar Anda ya???

Salam Sukses.

(-; Tizar Rahmawan😉

Penulis:

HR Practitioner II Trainer II Hypnotherapist II Penggiat Warung Kopi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s