Posted in Relationship

Kalau Puasa Bulan Ramadhan Kita Kuat, Kenapa Puasa Bulan Lain Tidak?


Semangat Pagi dan semangat berpuasa bagi yang menjalankannya. hari ini sudah memasuki hari ke-6 puasa bulan ramadhan, hari dimana kita setiap hari harus bangun dan makan sahur sebelum waktu subuh datang (kira-kira jam 4 pagi) serta baru makan dan minum kembali setelah waktu magrib datang (jam 6 sore), kita diharuskan untuk menahan haus dan lapar selama kurang lebih 16 jam dari waktu sahur sampai waktu magrib. sangat luar biasa dan amazing Anda bisa melewati hal tersebut dengan tepat melakukan hal – hal rutin yang Anda lakukan, mulai dari bekerja, sekolah, berdagang, bahkan olah raga sekalipun. sungguh sangat luar biasa dan ini mungkin diluar kebiasaan kita bahkan diluar rekomendasi para dokter (tolong dikoreksi jika saya 

Selama bulan Ramadhan kira berpuasa 29 atau 30 hari (tergantung dari keputusan pemerintah setelah sidang isbat) dan mayoritas dari kita sukses menjalankan hal tersebut. Dengan tanpa menurunkan kwalitas pekerjaan kita dan performance kita tetap bagus, meskipun awalnya kita merasa tersiksa karena masih beradaptasi, tapi akhirnya kan kita terbiasa dengan hal tersebut. hebat bukan. Kembali lagi ke kwalitas dan kwaktitas pekerjaan kita yang masih bagus dan hampir tidak terganggu dengan kondisi kita yang berpuasa dimana tugas – tugas kita masih terselesaikan dengan baik dan teman2 yang diperusahaan tetap mencapai tager produksi yang disyaratkan oleh bos kita. 

Berbeda dengan bulan puasa atau bulan Ramadhan, kita melakukan pekerjaan yang sama, rutinitas yang sama dan apapun mayoritas hampir sama dengan apa yang kita lakukan dibulan Ramadhan serta dengan hasil yang sama. saya sendiri yang merupakan karyawan swata tetap dengan target yang sama dan tugas2 yang tetap dan tidak dikurangi waktu berpuasa bulan ramadhan. Bedanya cuma waktu bulan Ramadhan kita berpuasa dan jika diluar bulan itu kita tidak berpuasa. waktu ramadhan kita makan cuma 2x saja waktu sahur dan berbuka, kalau kita hari biasa kita bisa makan 3x pagi, siang, sore/malam bahkan lebih. 

Pertanyaannya adalah kenapa kita bisa seperti itu? kita melakukan hal yang sama dengan hasil yang sama namun kita menjalankannya dengan kondisi badan yang berbeda. Anehnya lagi adalah ketika diluar bulan puasa mayoritas dari kita semua, (yang rajin puasa dibulan ramadhan) SUSAH Sekali melakukan puasa yang rutin, entah itu puasa Sunnah Senin kamis, atau puasa2 yang lain? Kenapa seperti itu? 

Ada beberapa kemungkinan yang mengakibatkan kita tidak kuat dalam melakukan puasa rutin diluar bulan Ramadhan. mungkin bisa kita review sebagai berikut : 

1. MINDSET, mungkin ini menjadi penyebab utama dan yang paling utama dimana kita kesulitan dalam melaksanakan puasa rutin. Perbedaan mindset yang ada dipikiran kita yang mungkin memandang puasa bulan Ramadhan itu WAJIB hukumnya dengan ancaman yang tidak melaksanakan akan mendapatkan dosa di dihukum di neraka serta jika melaksanakannya akan dimasukkan ke Neraka menjadi momok yang menakutkan dan mendorong kita untuk terus berpuasa meskipun kita sendiri sudah tidak kuat waktu kita berpuasa. sedangkan jika puasa dibulan selain Ramadhan hukumnya hanya SUNNAH yang jika dikerjakan akan mendapatkan pahala sedangkan jika tidak dilaksanakan tidak apa2 dan kita cenderung mengentengkan apa2 yang disarankan untuk kebaikan kita. seperti kata guru saya TDW “yang menggerakkan manusia untuk melakukan sesuatu adalah menghindari sengsara dan mencari kenikmatan”. 

2. Lingkungan, Waktu bulan puasa lingkungan sudah dikondisikan untuk mendukung kegiatan berpuasa yang kita lakukan, mulai dari warung makan yang tutup pada waktu puasa (atau maksimal ditutupi kain jendelannya) sampai dengan semua keluarga, teman, kolega dan program TV mendukung kita untuk berpuasa, sedangkan jika tidak dibulan Ramadhan semuanya berjalan bebas hampir tanpa aturan. jadi semakin banyak godaan yang menghadang orang2 yang berpuasa, terutama yang tidak kuat imannya (apa lagi klo si Imron tidak kuat. hihihi) 

3. Tujuan Hidup, lha ini yang menjadi dasar dari apa yang menjadi landasan filosofi dalam seseorang menjalankan hidupnya. Tujuan hidup masing – masing orang pasti berbeda, ada yang hanya sekedar hidup (air mengalir), atau memiliki tujuan hidup yang jelas, ada yang memiliki tujuan hidup itu untuk beribadah, atau ada juga yang tujuan hidupnya ini hanya untuk menikmati dan bersenang2 saja sampai mereka mati. seperti slogan yang sangat masyhur sekali “Lahir dari keluarga kaya, waktu kecil dimanja, waktu gede foya-foya dan mati bahagia serta masuk surga” hahahaha. 

4. ………………………………………….

yang keempat silahkan ditambahi sendiri ya, semoga kita dalam menjalani puasa ramadhan ini bisa menjalankan dengan baik dari awal sampai akhir dan menjadikan kita menjadi lebih baik lagi dan ingat jika hasil puasa ramadhan anda sempurna maka hampir bisa dipastikan setelah itu Anda akan berpuasa lanjutan dari puasa ramadhan ini. namun jika ANda tetep malas berpuasa lagi maka silahkan cek lagi diri anda sendiri.. oke cukup sekian dan Semangat Pagi.. 

Penulis:

HR Practitioner II Trainer II Hypnotherapist II Penggiat Warung Kopi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s