Posted in Education

Cara Menentukan Tema/Judul Penelitian atau Skripsi


tema penelitian proposal
tema penelitian proposal

selamat Pagi Kawan2 semoga tambah sukses dan sehat selalu, kali ini kita akan share tulisan tentang bagaimana mencari tema atau judul penelitian, karena tidak semua mahasiswa paham tentang hal tersebut.

Salah satu masalah yang dihadapi peneliti pemula adalah menentukan tema penelitian yang akan dilakukannya. Ini sangat wajar, karena namanya juga pemula. Lalu bagaimana solusinya?

Yang pertama, ketahui dan tentukan dulu apa minat kita. Ini penting, karena yang namanya penelitian itu tidak ada yang gampang. Pasti ada masalah, pasti butuh tenaga, pasti butuh usaha, dan pasti butuh biaya. Semua itu akan terasa teramat sangat berat jika kita melakukannya untuk sesuatu yang tidak kita minati. So, kita harus ketahui dan tentukan dulu apa minat kita.

Yang kedua, studi pustaka. Ini mutlak dilakukan. Kalau kita melakukan penelitian yang sudah pernah dipublikasikan orang lain, buat apa? Selain buang-buang waktu-uang-tenaga-pikiran kita juga bisa dituduh menjiplak. Kalau penelitian di bidang life science / medis, saya selalu memanfaatkan pubmed. Saya akan browsing dan baca SEMUA abstrak penelitian yang pernah dipublikasikan di bidang yang saya minati! Ini penting! Selain mengetahui tren penelitian juga mencegah saya untuk melakukan duplikasi yang tak perlu. Setelah membaca semua abstrak tersebut, saya biasanya mengumpulkan 500-1000 publikasi terbaru tentang bidang yang saya minati tersebut, untuk mempelajari metode penelitian yang mereka pakai. Saya sangat menyarankan pada Anda semua untuk melakukan hal yang sama. Proposal penelitian yang referensinya buku teks semua (apalagi wikipedia) itu “kurang sopan”….*smile*.

Yang ketiga, lihat budget dan sikon. Ini yang paling sering dilupakan peneliti pemula. Inginnya yang muluk-muluk tapi tidak punya biaya dan atmosfer yang mendukung. Atmosfer dapat berupa peralatan, pembimbing, sumber referensi, termasuk mudah tidaknya melakukan penelitian yang akan kita lakukan. Banyak yang mencibir penelitian epidemiologi molekular yang saya lakukan karena outline study-nya begitu sederhana, tapi hey, itu yang saat ini paling mudah dilakukan di lab saya sekarang (Lagipula saya mendapatkan dana banyak untuk itu, why not? *smile*). Lakukan penelitian yang bisa dilakukan dengan semua sumber daya yang ada dulu. Istilahnya optimisasi.

Langkah yang ketiga dan kedua ini sangat berkaitan. Setelah kita tahu pasti kondisi riil atmosfer penelitian di sekitar kita, terutama biaya, kita bisa baca lagi koleksi pustaka kita. Dari situ kita bisa mulai memiliki bayangan tentang penelitian semacam apa yang bisa dilakukan dilakukan di tempat kita. Kalau ingin melakukan “pengulangan”, lakukan penelitian yang muatan lokalnya sangat kuat. Misalkan, data epidemiologi molekular di Indonesia tentu saja bisa sangat berbeda dibandingkan dengan di luar negeri. So, meskipun metode penelitiannya sama persis tapi ini bukan penjiplakan. Berbeda dengan “uji aktivitas ekstrak daun X terhadap pertumbuhan kuman Y”. Begitu ada yang mempublikasikan data penelitian tersebut, maka resiko kita dituduh menjiplak akan sangat besar jika kita nekat mengulang penelitian yang mirip penelitian tersebut. Kalau mau meniru metode penelitiannya, ganti daunnya dan atau kumannya.

Langkah kelima, dari pustaka yang kita punya, lihat dan baca bagian hasil dan diskusinya. Dari sini biasanya kita akan mendapatkan ide untuk melakukan penelitian yang serupa dengan variabel yang berbeda atau melanjutkan penelitian yang sudah dipublikasikan tersebut. Atau jika Anda berbakat, Anda dapat saja akan memiliki ide yang benar-benar original, yang tidak berhubungan secara langsung dengan pustaka yang Anda miliki.

Penelitian sekelas skripsi tentu saja berbeda dengan penelitian untuk thesis S2, disertasi, ataupun publikasi internasional. Kalau untuk skripsi, misalnya, kita bisa lakukan sebagian tahap saja dari keseluruhan tahap yang diperlukan untuk publikasi internasional. Kalau dana dan situasi yang ada hanya memungkinkan untuk melakukan penelitian yang sederhana, jangan minder. Penelitian dengan dana minim bisa menjadi penelitian yang menarik dan bermanfaat kalau itu baru dan belum pernah dilakukan. Pengertian menarik dan bermanfaat ini juga relatif subyektif. Namun sepanjang data dari penelitian tersebut data baru, itu menarik, dan tentu saja bermanfaat.

semoga bermanfaat, sukses selalu..

sumber : http://afie.staff.uns.ac.id/

Penulis:

HR Practitioner II Trainer II Hypnotherapist II Penggiat Warung Kopi

2 thoughts on “Cara Menentukan Tema/Judul Penelitian atau Skripsi

  1. Artikel yang menarik min..
    Setuju bahwa mahasiswa harus menubah pola pikir nya terhadap relevansi, kontekstual dan fenomenal masalah yng ditemukan atau di angkt. Agar kedepannya dapat mempertanggung jawabkan isi skripsi nya selama sidang berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s